Penggunaan wajar

Acceptable Use Policy LeuwongRR

AUP ini menjelaskan batas penggunaan layanan agar transaksi, akun, dan sistem tetap sehat. Intinya sederhana: website dipakai untuk kebutuhan yang benar, komunikasi yang jelas, dan transaksi yang dapat dipertanggungjawabkan; bukan untuk manipulasi, percobaan akses tidak sah, spam, atau aktivitas yang sengaja mengganggu proses orang lain.

Menjaga transaksi, akun, dan sistem tetap sehat. support@leuwongrr.online

1. Penggunaan yang dianggap wajar

Penggunaan yang wajar mencakup mengakses informasi publik, membuat akun bila diperlukan, melakukan checkout, memantau invoice, mengirim bukti pembayaran manual melalui tempat yang benar, memakai live chat secara tertib, serta menghubungi support dengan konteks yang relevan.

LeuwongRR dapat menerapkan pembatasan teknis seperti validasi formulir, proteksi request, turnstile anti-bot, atau pembatasan pada tindakan berulang terlalu cepat. Hal tersebut merupakan bagian dari pengamanan layanan, bukan hambatan bagi pengguna yang beritikad baik.

Contoh penggunaan yang membantu sistem tetap sehat

  • Mengirim data transaksi dengan teliti.
  • Mengacu pada invoice yang sama sampai urusan transaksi selesai.
  • Mengirim bukti yang jelas dan berkaitan dengan kasus.
  • Menjaga password, OTP, dan perangkat pribadi.
  • Menggunakan kanal bantuan untuk menyelesaikan masalah, bukan untuk spam.

2. Aktivitas yang tidak diperbolehkan

Kamu tidak diperbolehkan:

  • mencoba masuk ke akun orang lain;
  • menebak password, OTP, atau token keamanan;
  • memaksa endpoint, mengubah request, atau menguji sistem tanpa izin;
  • mengirim trafik otomatis dalam jumlah tidak wajar;
  • menyalahgunakan live chat, tiket, form, atau fitur upload untuk spam;
  • mengunggah bukti pembayaran palsu atau data yang sengaja menyesatkan;
  • meminta informasi privat milik pengguna lain;
  • menggunakan layanan untuk intimidasi, penipuan, atau penyebaran data sensitif.

Larangan tersebut berlaku baik dilakukan secara manual maupun memakai bot, script, automation, atau metode lain yang menghasilkan dampak serupa.

3. Invoice dan pembayaran tidak boleh dimanipulasi

Invoice tidak boleh dipakai dengan cara yang menimbulkan kesan keliru tentang transaksi. Jangan membagikan invoice untuk membuat pihak lain seolah terlibat pada order yang bukan miliknya. Jangan pula mengubah konteks nominal, tujuan pembayaran, atau bukti transfer dengan harapan sistem memproses sesuatu secara tidak semestinya.

Jika invoice sudah kedaluwarsa, pengguna perlu memeriksa status terbaru sebelum melakukan tindakan lanjutan. Pembayaran berdasarkan informasi yang sudah tidak berlaku dapat memerlukan peninjauan tambahan.

4. Perlindungan akun dan data rahasia

Kamu tidak boleh meminta, menyebarkan, memperjualbelikan, atau memancing password, OTP, QR authenticator, recovery code, maupun data login pihak lain. Larangan ini berlaku juga ketika permintaan dikemas seolah-olah sebagai verifikasi support.

LeuwongRR mendorong komunikasi yang sehat: masalah disampaikan berdasarkan fakta yang relevan, bukan dengan tekanan atau manipulasi.

5. Tindakan saat terjadi penyalahgunaan

LeuwongRR dapat menolak request, membatasi akses, menghentikan sementara fitur tertentu, menahan proses untuk review, atau mengambil tindakan teknis lain bila ditemukan indikasi penyalahgunaan yang masuk akal. Dalam kasus tertentu, pengguna dapat diminta memberikan klarifikasi.

Pembatasan tidak selalu berarti kesimpulan akhir bahwa pengguna bersalah. Namun, ketika ada risiko nyata terhadap keamanan sistem atau pengguna lain, langkah pencegahan perlu diambil lebih dahulu.

6. Pembaruan AUP

AUP ini dapat diperbarui apabila muncul pola penyalahgunaan baru atau fitur layanan berkembang. Perubahannya diarahkan untuk menjaga transaksi, akun, dan kanal bantuan tetap aman serta tidak mudah disalahgunakan.